Beranda > Menulis > Diamnya Pendiam

Diamnya Pendiam

APAKAH orang yang normal harus pandai bicara? Apakah orang yang normal haruslah bukan seorang pendiam? Apakah diam itu bisa jadi emas?

Pendiam bukan berarti tidak berani berbicara kan? Melainkan membatasi pembicaraan untuk hal-hal yang perlu saja. Yang penting bukanlah pendapat orang mengenai pandai tidaknya kita berbicara, Melainkan lebih dari makna dan inti yang terkandung dari kata-kata yang kita ucapkan.

prayvz7sumber foto : disini

Untuk apa kita berbicara panjang lebar dengan bahasa-bahasa kiasan yang tidak dimengerti banyak orang melainkan inti pembicaraan kita kosong tanpa makna. Yang penting apa yang kita ucapkan bisa dipahami orang lain itu sudah baik. Betul?

Kata orang tua, kalau ingin berdialognya lancar, sebelum berbicara, temukan dulu apa yang akan kita ucapkan. Kemudian pada saat berbicara pikiran kita jangan terlalu terpaku pada apa yang orang lain akan pikirkan mengenai kata-kata kita, atau jangan terlalu takut kita akan membuat kesalahan pada apa yang akan kita ucapkan, Karena itu justru hanya membuat kacau pikiran kita, dan tidak akan menjadikan ucapan kita jadi lebih baik.

Pinter itu kan tidak harus pandai bicara, tapi Smart itu adalah bagaimana kita Bisa menyelesaikan masalah dengan baik, menghasilkan prestasi yang baik walaupun hanya dengan lukisan dan gambar. Banyak orang yang pendiam, termasuk saya sih :D , tapi ternyata masa depannya lebih cerah daripada orang yang cerewet. Seperti kata pepatah “Tong Kosong Nyaring Bunyinya“. Nah loh?

baca juga :

…mengeluh? so what gitu loh…

inspirasi loh?

  1. Desember 3, 2008 pada 3:16 am | #1

    Betul No, terkadang kita butuh ketenangan dan berdiam diri tuk memperoleh inspirasi posting…Ihikihikihik… :mrgreen:

  2. a!
    Desember 3, 2008 pada 3:38 am | #2

    wah, kalo trlalu banyak diam bs jd patung. :D ini waktunya berbicara. biar hak kita gak dilanggar orang seenaknya. :)

  3. Desember 3, 2008 pada 3:43 am | #3

    diam itu bukan berarti “tidak ada”
    diam itu bukan berarti “kosong”
    diam itu bukan berarti “tidak bicara”

  4. Desember 3, 2008 pada 3:51 am | #4

    banyak orang yang pendiam, termasuk saya sih :D , tapi ternyata masa depannya lebih cerah daripada orang yang cerewet.
    —————————————————————————
    banyak juga yg cerewet dan masa depannya cerah termasuk saya ini wekekekekkeekek bales narsis

    relatif siy banyak faktor yg mempengaruhi masa depan

    kalo mengenai diam itu emas, memang lebih baik diam ketimbang ngomong yg merugikan

  5. Desember 3, 2008 pada 3:52 am | #5

    diam dan bicara di saat yg tepat aja

  6. Desember 3, 2008 pada 4:07 am | #6

    jadi inget president perempuan kita

  7. Desember 3, 2008 pada 4:08 am | #7

    ngak setuju pendiam nasipnya lebih baik dari pada cerewet

  8. Desember 3, 2008 pada 4:08 am | #8

    sepakat ma mbak Cebong, bicara di saat yang tepat

  9. Desember 3, 2008 pada 4:09 am | #9

    tapi ternyata masa depannya lebih cerah daripada orang yang cerewet. Seperti kata pepatah “Tong Kosong Nyaring Bunyinya“. Nah loh?
    ———————————————–
    dicatatan NYA
    ada ngak ya diam itu=berhasil

  10. Desember 3, 2008 pada 4:33 am | #10

    @ tuyi : cari inspirasi dulu… :D

    @ a! : ada waktu diam ada waktu bicara…

    @ daus oh daus : jd masukan…

    @ cebong ipiet : diam-berfikir-berbicara… :D

    @ suwung : “Tong Beisi Penuh masih ada Bunyinya”

    @ Panda : ada saatnya kita bicara pada saat yang tepat… :D

  11. Desember 3, 2008 pada 6:14 am | #11

    saya termasuk orang yang pendiam hehehee.. ga tau masa depannya cerah ga ya? mudah-mudahan aja cerah ya..

  12. Desember 3, 2008 pada 7:31 am | #12

    diam itu emas bang

  13. Desember 3, 2008 pada 8:30 am | #13

    diam….adalah misteri..kadangkala orang yang diam..pingin bicara

  14. Desember 3, 2008 pada 9:49 am | #14

    kadang kalo diam itu ya memang ga ngerti aja mo ngomong apa! :lol:

  15. Desember 3, 2008 pada 10:04 am | #15

    enakan diam tapi tahu :D

  16. Desember 3, 2008 pada 11:59 am | #16

    Pandai bicara perlu, namun perlu di perhatikan dimana kepandaian itu di pergunakan

  17. Desember 3, 2008 pada 6:19 pm | #17

    spkat ma cebong juga nih… brkta saat yg tpat dan jka mmng saatx bcara

  18. Desember 4, 2008 pada 12:28 am | #18

    diam = ngga tahu mau ngomong apa…:D

  19. Desember 4, 2008 pada 2:08 am | #19

    @ taktiku : saya ga bisa meramal… :D

    @ dikma : em… iya deh…

    @ thevemo : diam sejenak utk berfikir…

    @ chic : musti dipikirkan dulu yah… :D

    @ Tony : ini juga saya setuju… :)

    @ Artha : jgn berbicara asal-asalan alias sembarangan… :D

    @ Ardy Pratama : saya juga setuju… :)

    @ aruta : ga papa, ngomong aja… :D

  20. Desember 4, 2008 pada 4:31 am | #20

    asaL jan9an diam diam men9hanYUtkan sajah no..;)

  21. Desember 4, 2008 pada 5:37 am | #21

    diam termenung mau masak apa ya hr ini??

  22. Desember 4, 2008 pada 5:43 am | #22

    diam itu bkn brarti ga brani berbicara. ada wktnya kt berbicara. ada wktnya jg kt hrs diam menjadi pendengar yang baik

  23. Desember 4, 2008 pada 10:30 am | #23

    selalu berempati pada orang lain,

    bukan takut salah omong tapi takut diomongin kalo salah omong. Duh….. mbulet :-)

  24. Desember 4, 2008 pada 12:38 pm | #24

    Setiap manusia punya watak dasar yang berbeda, dan saya rasa itu merupakan sebuah keunikan tersendiri…

  25. Desember 5, 2008 pada 5:23 am | #25

    @ wi3nd : kayak uler donk… :D

    @ info resep : ada resep baru kah?

    @ casual cutie : salalu bergantian…

    @ namakuananda : iyah takut ribet… :D

    @ Daiichi : sama-2 unik… :D

  26. dhieeewhe
    Desember 6, 2008 pada 5:36 am | #26

    iya setuju bang :)

    heee … diam bukan berarti kosong :D

  27. Desember 6, 2008 pada 8:04 am | #27

    @ dhieeewhe : kosong berarti hampa dong… :D

  28. Desember 8, 2008 pada 1:06 pm | #28

    diam itu emas, orang diam banyak emas wekek..kek.. :lol:

  29. September 17, 2009 pada 8:42 am | #29

    lokQ………….. PENDIAM ITU EMAZ maZAlaH NYAh zUAraH CEweK TYUH AuraT………….

    BAGIH YAng NGERTI JADIH kitah haRuz NGOMog yaNG PENTING JHA

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.