APAKAH orang yang normal harus pandai bicara? Apakah orang yang normal haruslah bukan seorang pendiam? Apakah diam itu bisa jadi emas?
Pendiam bukan berarti tidak berani berbicara kan? Melainkan membatasi pembicaraan untuk hal-hal yang perlu saja. Yang penting bukanlah pendapat orang mengenai pandai tidaknya kita berbicara, Melainkan lebih dari makna dan inti yang terkandung dari kata-kata yang kita ucapkan.
sumber foto : disini
Untuk apa kita berbicara panjang lebar dengan bahasa-bahasa kiasan yang tidak dimengerti banyak orang melainkan inti pembicaraan kita kosong tanpa makna. Yang penting apa yang kita ucapkan bisa dipahami orang lain itu sudah baik. Betul?
Kata orang tua, kalau ingin berdialognya lancar, sebelum berbicara, temukan dulu apa yang akan kita ucapkan. Kemudian pada saat berbicara pikiran kita jangan terlalu terpaku pada apa yang orang lain akan pikirkan mengenai kata-kata kita, atau jangan terlalu takut kita akan membuat kesalahan pada apa yang akan kita ucapkan, Karena itu justru hanya membuat kacau pikiran kita, dan tidak akan menjadikan ucapan kita jadi lebih baik.
Pinter itu kan tidak harus pandai bicara, tapi Smart itu adalah bagaimana kita Bisa menyelesaikan masalah dengan baik, menghasilkan prestasi yang baik walaupun hanya dengan lukisan dan gambar. Banyak orang yang pendiam, termasuk saya sih
, tapi ternyata masa depannya lebih cerah daripada orang yang cerewet. Seperti kata pepatah “Tong Kosong Nyaring Bunyinya“. Nah loh?
baca juga :


Desember 3, 2008 pukul 3:16 am
Betul No, terkadang kita butuh ketenangan dan berdiam diri tuk memperoleh inspirasi posting…Ihikihikihik…
Desember 3, 2008 pukul 3:38 am
wah, kalo trlalu banyak diam bs jd patung.
ini waktunya berbicara. biar hak kita gak dilanggar orang seenaknya.
Desember 3, 2008 pukul 3:43 am
diam itu bukan berarti “tidak ada”
diam itu bukan berarti “kosong”
diam itu bukan berarti “tidak bicara”
Desember 3, 2008 pukul 3:51 am
banyak orang yang pendiam, termasuk saya sih
, tapi ternyata masa depannya lebih cerah daripada orang yang cerewet.
—————————————————————————
banyak juga yg cerewet dan masa depannya cerah termasuk saya ini wekekekekkeekek bales narsis
relatif siy banyak faktor yg mempengaruhi masa depan
kalo mengenai diam itu emas, memang lebih baik diam ketimbang ngomong yg merugikan
Desember 3, 2008 pukul 3:52 am
diam dan bicara di saat yg tepat aja
Desember 3, 2008 pukul 4:07 am
jadi inget president perempuan kita
Desember 3, 2008 pukul 4:08 am
ngak setuju pendiam nasipnya lebih baik dari pada cerewet
Desember 3, 2008 pukul 4:08 am
sepakat ma mbak Cebong, bicara di saat yang tepat
Desember 3, 2008 pukul 4:09 am
tapi ternyata masa depannya lebih cerah daripada orang yang cerewet. Seperti kata pepatah “Tong Kosong Nyaring Bunyinya“. Nah loh?
———————————————–
dicatatan NYA
ada ngak ya diam itu=berhasil
Desember 3, 2008 pukul 4:33 am
@ tuyi : cari inspirasi dulu…
@ a! : ada waktu diam ada waktu bicara…
@ daus oh daus : jd masukan…
@ cebong ipiet : diam-berfikir-berbicara…
@ suwung : “Tong Beisi Penuh masih ada Bunyinya”
@ Panda : ada saatnya kita bicara pada saat yang tepat…
Desember 3, 2008 pukul 6:14 am
saya termasuk orang yang pendiam hehehee.. ga tau masa depannya cerah ga ya? mudah-mudahan aja cerah ya..
Desember 3, 2008 pukul 7:31 am
diam itu emas bang
Desember 3, 2008 pukul 8:30 am
diam….adalah misteri..kadangkala orang yang diam..pingin bicara
Desember 3, 2008 pukul 9:49 am
kadang kalo diam itu ya memang ga ngerti aja mo ngomong apa!
Desember 3, 2008 pukul 10:04 am
enakan diam tapi tahu
Desember 3, 2008 pukul 11:59 am
Pandai bicara perlu, namun perlu di perhatikan dimana kepandaian itu di pergunakan
Desember 3, 2008 pukul 6:19 pm
spkat ma cebong juga nih… brkta saat yg tpat dan jka mmng saatx bcara
Desember 4, 2008 pukul 12:28 am
diam = ngga tahu mau ngomong apa…:D
Desember 4, 2008 pukul 2:08 am
@ taktiku : saya ga bisa meramal…
@ dikma : em… iya deh…
@ thevemo : diam sejenak utk berfikir…
@ chic : musti dipikirkan dulu yah…
@ Tony : ini juga saya setuju…
@ Artha : jgn berbicara asal-asalan alias sembarangan…
@ Ardy Pratama : saya juga setuju…
@ aruta : ga papa, ngomong aja…
Desember 4, 2008 pukul 4:31 am
asaL jan9an diam diam men9hanYUtkan sajah no..;)
Desember 4, 2008 pukul 5:37 am
diam termenung mau masak apa ya hr ini??
Desember 4, 2008 pukul 5:43 am
diam itu bkn brarti ga brani berbicara. ada wktnya kt berbicara. ada wktnya jg kt hrs diam menjadi pendengar yang baik
Desember 4, 2008 pukul 10:30 am
selalu berempati pada orang lain,
bukan takut salah omong tapi takut diomongin kalo salah omong. Duh….. mbulet
Desember 4, 2008 pukul 12:38 pm
Setiap manusia punya watak dasar yang berbeda, dan saya rasa itu merupakan sebuah keunikan tersendiri…
Desember 5, 2008 pukul 5:23 am
@ wi3nd : kayak uler donk…
@ info resep : ada resep baru kah?
@ casual cutie : salalu bergantian…
@ namakuananda : iyah takut ribet…
@ Daiichi : sama-2 unik…
Desember 6, 2008 pukul 5:36 am
iya setuju bang
heee … diam bukan berarti kosong
Desember 6, 2008 pukul 8:04 am
@ dhieeewhe : kosong berarti hampa dong…
Desember 8, 2008 pukul 1:06 pm
diam itu emas, orang diam banyak emas wekek..kek..
September 17, 2009 pukul 8:42 am
lokQ………….. PENDIAM ITU EMAZ maZAlaH NYAh zUAraH CEweK TYUH AuraT………….
BAGIH YAng NGERTI JADIH kitah haRuz NGOMog yaNG PENTING JHA