Si Bu Di

Siapakah si Bu Di itu?

Masyarakat sekarang ini banyak memilih mengakhiri hidupnya (Bu Di = bunuh diri) untuk keluar dari permasalahan hidup, dari anak kecil sampai orang tua banyak melakukan hal ini.

Tidakkah mereka tahu bahwa bunuh diri itu oleh agama dinyatakan dosa besar, manusia menganggap dengan bunuh diri masalah bisa selesai padahal tidak. Muncul masalah baru dengan keluarga yang ditinggalkan, belum lagi dengan pertanggungjawaban di akhirat kelak.

Apakah si Bu Di ini bisa menyelesaikan masalah?

Bunuh diri tidak akan pernah dapat dan tidak akan pernah bisa untuk dijadikan tolak ukur sebagai penyelesaian akan suatu permasalahan hidup.

Bunuh diri sejujurnya hanyalah dilakukan oleh orang yang kurang mampu berpikir dengan pikiran jernih lagi, dimana dia hanya bertindak menurut emosinya saja bukan dengan akal dan hati nurani.

Bunuh diri hanyalah akan menambah permasalahan pada orang yang bunuh diri tersebut, karena bagaimanapun dia harus menghadap akan kesalahannya (bunuh diri) di kematiannya nanti (di akhirat).

Orang yang bunuh diri kalau saya tidak salah di dalam agama apapun tentulah sulit untuk dimaafkan kesalahannya. Karena orang yang bunuh diri ini telah tidak mensyukuri akan kehidupan yang telah diberikan kepadanya.

Semoga saja kita tidak termasuk ” orang yang merugi ” yang mana telah diberi kehidupan tapi tidak mensyukurinya.

Peace Love Unity Respect ^__^


20 Tanggapan ke “Si Bu Di”

  1. imcw Says:

    Blog bunuh diri ada nggak ya?

  2. suwung Says:

    lho budi bunuh diri? buklanya budi adik wati?

  3. Johan Says:

    Betul sekali, No. Bunuh diri itu termasuk perbuatan dosa. Dosa besar. Bayangkan aja, membunuh dirinya sendiri aja dia bisa tega, apalagi membunuh orang lain.

  4. yudi Says:

    dosa itu, susah lahir ke dunia lagi dalam waktu sangat lama akibatnya

  5. casual cutie Says:

    kebanyakan orang bunuh diri karena ga bisa berpikir jernih dan positif. mereka berpikir bahwa bunuh diri adalah satu-satunya jalan keluar dari permasalahan. biasanya orang seperti itu tidak tahan diterpa cobaan. disini ego nya yang dominan bukan hati nurani. mas nono jangan ikutan bunuh diri ya…

  6. nono Says:

    @ imcw : bli mw bikin?

    @ suwung : kasihan ibu dan bapak bu di…

    @ Johan : bu di emang tegaan…

    @ yudi : sangat lama…

    @ casual cutie : nono takut sama bu di…

  7. didta Says:

    seberat apa sih cobaan na sampe mau-maunya ama si budi

  8. Artha Says:

    wah si Bu di yang satu ini sih sulit untuk di pahami, yang namanya dosa, dan pertangungjawan di akhirat tidak akan pernah di pikirkan.

    Namun sebelum itu terjadi, yang bisa kita perbaiki adalah cara komunikasi dan saling menghargai dalam linkup keluarga sangat diperlukan.

  9. Tuyi Says:

    Janganlah deket-deket dengan si BuDi…
    Bisa-bisa masuk neraka.. :evil:

  10. casual cutie Says:

    casual cutie jg takut sama si bu di…

  11. quinie Says:

    ho oh.. saya kira budi yang ada di buku pelajaran Bahasa Indonesia waktu sd. Ini Budi, ini Wati, ini iwan.

  12. wi3nd Says:

    kuran9na “iman” bisa bersahabat den9an bu di…
    mreka inih men9ambiL jalan pinTas a9ar seLesei masalahna..

  13. Tanda Seru Desain Says:

    waduh seram euy bu di..
    emang masalahnya besar banget kali ya makanya sampe bu di…

  14. wheel Says:

    kurang kuat iman…:D

  15. dhieeewhe Says:

    bunuh diri .. terlalu putus asa dan berpikir pendek tu !!

  16. agung agriza Says:

    bunuh diri itu dosa :)

  17. yanimaniez Says:

    BuDi ……. gak ah takut……tar jadi hantu …..he…he….

  18. goncecs Says:

    bunuh diri, gak bisa nyelesain masalah justru di akherat masalah malah tambah buuanyaak

  19. casual cutie Says:

    selamat berakhir pekan mas Nono..

  20. BRI net Says:

    ngeri kalo denger budi yang satu ini


Tinggalkan Balasan