‘tak berharap mekar
bunga mawar tak akan pernah layu,
walau tertanam dalam penjara.
selama masih ada tanah berpijak dan air pelepas dahaga, kecuali ada tangan jahil yang datang mencabutnya,
tapi yakin saja, walau tercabut akarnya bekasnya akan tetap ada, hingga suatu hari ada jari-jari lentik yang datang menancapkan bunga mawar yang baru,
melahirkan semerbak kembali meski ia tetap berduri.
Categories: Menulis
bunga mawar, duri, mawar, mawar berduri, mekar dan tumbuh
Wow, bagus bener penyusunan kata2nya… keren!!!
bagus bagus bagus,.. tapi kurang panjang,.. jd kurang dalam,..
@ Nuning : makasi udh mampir dan memberikan pujian..hehe..
@ Investasi Emas : terima kasih atas tanggapan dan masukannya..
nonooooooooooooooooooo…
hemm bunga mawar..
jika mekar mawar akan semakin indah no
*lamataKsinggaHdimari
*