Beranda > Menulis > Adakah “MERDEKA” bagi Mereka?

Adakah “MERDEKA” bagi Mereka?

Sudah Benar-benar Merdeka Bangsa Indonesia?

SEBENTAR lagi Bangsa Indonesia yang kita cintai akan memperingati Hari Kemerdekaan yang ke-63, usia yang semestinya bisa membuat rakyatnya merdeka dalam artian yang sebenarnya.  Tapi saat ini masih banyak rakyat Indonesia yang miskin, yang jauh dari kata MERDEKA.

sumber foto : disini

Ada beberapa faktor dan indikator kenapa masyarakat kita tetap miskin

1. Faktor Masyarakat sendiri
Sebagian besar bahkan mungkin mayoritas masyarakat kita adalah punya paradigma konsumtif. jadi selalu membelanjakan uangnya untuk kebutuhan yg sebenarnya tidak diperlukan. ok bisa kita buktikan….berapa % masyarakat kita yg punya tabungan di bank?? Berapa % yg punya usaha….termasuk kita sendiri..berapa uang yg anda tabung secara rutin??…masyarakat sering ngeluh harga naik/gaji kurang tapi kalo akhir/awal bulan lihat mall,supermarket, restoran pengunjung membludak kan??

2. Mental Masyarakat
Masyarakat sudah di mind set dari awal baik oleh keluarga, institusi pendidikan, guru, lingkungan bahkan negara untuk jadi pekerja. ….pernah nggak anda ato keluarga anda bilang ” Belajar yang rajin supaya nanti kamu punya perusahaan/usaha sendiri.!! yang sering adalah Belajar yg Rajin Supaya dapet kerja “….Contoh lain orang mo masuk militer/pegawai negeri aja harus keluaran uang puluhan juta padahal kalo itu untuk investasi sudah berapa org yang bisa kita pekerjakan….Mental kita belum siap jd pengusaha…

3. Mind Set sebagai Orang Miskin
Banyak diantara masyarakat bahkan mungkin diri kita sendiri yg takut berpikir kaya…mo berpikir aja takut apalagi berjuang untuk kaya!!! Banyak yang mengeluh ato pasrah dengan keadaan padahal itu hanya kedok kemalasan kita sendiri aja…kalo kita sudah men setting pikiran kita untuk jadi kaya insyaAllah akan kaya…Bukankah Allah berbuat sesuai prasangka umatnya??? Sehingga sangat sedikit yg menempatkan dirinya sebagai Interpreneur.

5. Aparatur Yang Korup
Sudah bukan rahasia lagi bahkan di dunia bahwa aparatur negara kita sangat korup sehingga banyak dana yg dihisap oleh mereka padahal dana itu untuk kemakmuran masyarakat….Merekapun dengan gagahnya menjual aset negara ke pihak asing dengan imbalan sejumlah uang. kahirnya baik SDM dan SDA yang di kelola oleh para penjajah dan kapitalis sehingga rakyat hanya jadi penonton…makanya PARA KORUPTOR HARUS DI MUSNAHKAN.

6. Takdir Tuhan
Kemiskinan, kesengsaraan dan bencana ada di mana-mana merupakan efek domino daripada banyaknya kemaksiatan dan kedurhakaan serta kebathilan yang sudah menjadi inspirasi dan budaya masyarakat kita. Takdir ini akan terus berlanjut bahkan sampai pada titik nadir terendah dimana masyarakat yg durhaka pada Tuhan akan digantikan dengan umat yg patuh pada-Nya.

sumber foto : disini

sumber foto : disini

sumber foto : disini

sumber foto : disini

Sudah sewajarnya Bangsa Indonesia keluar dari kemiskinan, dan sudah sewajarnya pula Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang benar-benar MERDEKA.

  1. Agustus 16, 2008 pukul 3:19 am

    Kita juga sering menjadi korban ‘pemiskinan’ kapitalisme global yang terus menciptakan kebutuhan baru yang menurut bahasa iklan, jika kita gak bisa memnuhinya.. kita termasuk golongan masyarakat miskin dunia.. jika hitungan kemiskinan..masih angtka konsumsi dalam dolar maka kita akan tetap miskin dimata kapitalisme global.. salam miskin…

  2. Agustus 16, 2008 pukul 10:08 am

    @ gustulank : jangankan hitungan “dolar-man”, hitungan “rupiah-man” g bisa memenuhi…
    mari berjuang salamkan (baca=entaskan) kemiskinan…

  3. Agustus 16, 2008 pukul 10:51 am

    Betul sekali apa yg sampeyan tulis itu. Jadi, sebagai blogger, mari kita menghimbau kepada semua pengunjung blog kita masing2 untuk rame2 jadi pengusaha, jangan mengharapkan gaji dari orang lain. Tapi kalau semua jadi pengusaha, mungkin kita nanti malah susah cari karyawan ya. Wekekeke…..

  4. Agustus 17, 2008 pukul 10:31 am

    PR pemerintah memang berat..

  5. dhieeewhe
    Agustus 17, 2008 pukul 11:59 am

    yab🙂 setuju !!

    pokoknya MERDEKA !!!

  6. Agustus 18, 2008 pukul 7:02 am

    Merdeka ! Apapun hasilnya saat ini, kita sudah benar-benar Merdeka …. Coba Pahami lagi, apa yang menjajah kita selain diri sendiri. Mari bebaskan diri dari kemunafikan dan kemiskinan…

  7. Agustus 18, 2008 pukul 9:38 am

    @ johan : kan bisa jadi pengusaha sekaligus karyawannya… usaha kecil2an dlu lah…🙂

    @ rahmawati : berat banget! mdh2an pemimpin yg akan datang lebih siap utk menyelesaikan PR itu… salam

    @ dhieeewhe : yupz, sekali merdeka tetap merdeka…!!

    @ reviandi : benar nto…me-merdeka-kan diri sendiri sebelum me-merdeka-kan orang lain, dalam artian membantu orang lain… salam

  8. Agustus 18, 2008 pukul 1:37 pm

    Selama rakyatnya masih malas dan mau dibodoh bodohi maka selama itu bangsa ini tidak akan pernah merdeka.

  9. hedi
    Agustus 19, 2008 pukul 4:05 am

    Pekerjaan Rumah bagi semuanya … kalo mengandalkan pemerintah nga akan sanggup

  10. Agustus 17, 2011 pukul 11:19 am

    menurut kalian,, siapa yang musti berubah??
    rakyat?
    pejabat?
    semuanya??

  11. Juni 24, 2014 pukul 5:39 pm

    Great web site you have got here.. It’s difficult
    to find high quality writing like yours these days. I honestly appreciate people like you!
    Take care!!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: