Beranda > Lelucon > “Uang Abadi” – lagi-lagi tentang uang

“Uang Abadi” – lagi-lagi tentang uang

ADA seorang pria yang selalu berkerja seumur hidupnya dan ingin menyimpan semua uangnya. Dia menjadi sangat pelit jika menyangkut uangnya. Dia mencintai uang lebih dari apapun, dan beberapa saat sebelum dia meninggal, dia berkata kepada istrinya, “Sekarang dengarkanlah, saat Aku meninggal, Aku ingin agar kamu membawa semua uangku dan menaruhnya di dalam peti mati bersamaku. Aku ingin uangku tetap abadi.”

Jadi dia memaksa istrinya agar berjanji ketika dia meninggal, istrinya harus menaruh semua uang itu di dalam peti mati bersamanya.

Dan, suatu hari pria itu meninggal. Dia diletakkan di dalam peti mati, istrinya yang menggunakan pakaian hitam duduk di sebelah sahabat dekatnya. Dan ketika upacara pemakaman selesai, sebelum petugas pemakaman mendekati peti mati, sang istri berkata “Tunggu sebentar!”

Dia berjalan membawa kotak sepatu dan meletakkannya di dalam peti mati. Kemudian petugas pemakaman mengunci dan mengubur peti mati itu. Sahabatnya lalu berkata, “Aku harap kamu tidak cukup bodoh dengan meletakkan semua uang itu dalam peti mati.”

“Ya,” sang istri itu berkata, “Aku sudah berjanji. Aku adalah seorang yang selalu menepati janji. Dan Aku telah berjanji kepadanya untuk meletakkan semua uang di dalam peti mati bersamanya.”

“Maksudmu kamu telah menaruh semua uang itu di dalam peti mati bersamanya?”

“Tentu saja. Aku mengumpulkan semuanya lalu menyimpannya di rekeningku dan Aku menuliskan selembar cek untuknya.”

Kategori:Lelucon Tag:, ,
  1. Oktober 13, 2008 pukul 10:42 am

    lagi blank and busy…
    posting lelucon ajah…
    weleh-weleh…🙂

  2. Oktober 13, 2008 pukul 2:30 pm

    wakakakakka keren!😀

  3. Oktober 13, 2008 pukul 3:59 pm

    Kenapa Nono ndak bilang pada si istri agar menuliskan cek saya aja. Nanti uangnya kita bagi berdua. Enak, kan.

  4. hedy
    Oktober 14, 2008 pukul 4:11 am

    hahahahahaha, untuk apa juga uangnya mending kita bagi2 deh

  5. Oktober 14, 2008 pukul 6:55 am

    hihihihi..pinter ..pinter..

  6. Oktober 14, 2008 pukul 12:43 pm

    dapet dari mana nih cerita!
    wkekeekeek!

  7. Oktober 15, 2008 pukul 3:51 am

    wakakakakakak…..lutuna

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: