Beranda > Menulis, Tips > Hapus Kecewa – mu

Hapus Kecewa – mu

Kecewa Karena apa? Kecewa kepada siapa?

Kecewa, siapa sih yang tidak pernah mengalami. Setiap manusia pernah mengalami apa yang disebut dengan kekecewaan, walaupun mungkin ada yang dapat memendam perasaannya sehingga orang tersebut seakan akan tidak mengalami kekecewaan tersebut, tapi sebetulnya kalau kecewa itu dipendam didalam hati itu akan menjadikan orang tersebut cepat tua. Nah loh…

kecewasumber gambar : disini

Ada yang kecewa karena putus cinta, kecewa karena boss marah terus, kecewa karena tim sepak bola kesayangan kita kalah, kecewa dengan sifat kita. Kecewa dengan teman dan sahabat. Kecewa karena kalah berargumentasi. Kecewa karena kita belum pintar. Kecewa karena tidak lulus CPNS.

Sebetulnya kekecewaan itu dapat menjadi wadah pembelajaran diri, agar kita lebih kuat situasi hati yang memburuk. Nah untuk itu kita harus rajin-rajin datang kepada si “kecewa“, sehingga kita lebih pandai dan pintar menghadapi kekecewaan itu dan kita bisa mendapatkan solusi jitu dalam menghadapinya.

“Hidup Hanya Dapat Dipahami Kebelakang, Namun Hidup Harus Dijalani Ke depan.”

Dari kalimat di atas dapat dipahami bahwa hidup itu bergerak kedepan, dengan satuan detik, menit, jam yang lazim kita sebut waktu. Terkadang kita sadar bahwa kita akan menginstropeksi diri jika semua nya sudah berlalu. Alangkah kecewanya jika kita sadar sesuatu akan terasa berharga jika semuanya telah pergi dan berlalu. Tapi kita semua berharap untuk dapat melakukan yang terbaik.

Evaluasi, Revisi dan Inovasi salah satu solusi agar sesuatu yang kita kerjakan tidak sia-sia. Coba pahami kesalahan kita, seperti “mengapa kita bisa sampai mengambil keputusan seperti itu yang menyebabkan kita kecewa.

Semua rasa senang, sedih, bahagia, sakit, kecewa adalah bumbu kehidupan dan kita semua pasti mengalaminya tetapi kita harus menyikapi dengan lapang hati, pikiran jernih, kepala dingin. Merenung, pikirkan, mungkin ada yang lebih baik untuk kita, ambil hikmah dari setiap kejadian, dari setiap kekecewaan.

Ayo, terima kenyataan dan tetap semangat!!!🙂

  1. Desember 12, 2008 pukul 6:04 am

    saya sangat kecewa karena tak satupun orang mau memberiku uang, gyahahaa🙂

  2. Desember 12, 2008 pukul 6:09 am

    kecewa sih boleh…..asal jangan lama-lama dan lekas bangkit kembali, masih banyak hal yang mesti diperjuangkan!

  3. Desember 12, 2008 pukul 6:27 am

    Mau ikut ikut aja ^_^ Salam kenal

  4. andri
    Desember 12, 2008 pukul 7:18 am

    Ikut2an nambahin maksud KECEWA,, suatu perasaan hati dimana apa yang kita lakukan, atau hasil dari sesuatu yang kita lakukan tidak seperti hasil atau tujuan yang kita harapkan.. Maka dari itu,, seperti kata bung NONO,, kita bisa introspeksi diri,, di bagian apa sih kekurangan kita sehingga hasilnya menjadi begini ( kecewa ) dan kita diharapkan bisa memperbaiki diri kita menjadi yg lebih baik lagi dikemudian hari,, berdasarkan hasil intorspeksi diri tadi..

    trims
    andri

  5. Desember 12, 2008 pukul 7:41 am

    Iya.. kadang-kadang rasa “kecewa” itu datang pada saat kita gak bisa menerima kenyataan yang tidak seperti yang di harapkan.. Tapi balik lagi kepada kedewasaan masing-masing pihak untuk berbesar HT menerima kenyataan. Yang walau awalnya seperti tidak mengenakkan, tapi mungkin itulah yang terbaik. hehe.. Lagi Sok Teu neeh…
    *nyari lagu Bunga Citra Lestari – KECEWA*… nyanyi ahh…

  6. Desember 12, 2008 pukul 10:00 am

    bingung sekarang lagi kecewa apa😀

  7. Desember 12, 2008 pukul 10:15 am

    Iya dgn rasa kecewa kita dapat mengukur ketidak- sampaian- daya kita, dengan begitu kita punya tolok ukur untuk memperbaikinya…. yang jelas jangan sampai kecewa menghambat kemungkinan2 lainnya….. so harus di taklukkan….

  8. Desember 12, 2008 pukul 10:57 am

    tapi kita masih boleh juga kok lihat ke belakang…sebagai panduan ataupun kenangan!
    wkekekekekek

  9. Desember 12, 2008 pukul 11:15 am

    berdamailah dengan keadaan

  10. Desember 12, 2008 pukul 11:16 am

    berdamailah dengan keadaan
    jangan diperangi
    akan tambah sakit ati lho

  11. Desember 12, 2008 pukul 11:25 am

    kecewa tu tergantung bagaimana kita menyikapi keadaan. kalo ga terima jadinya kecewa, kalo bisa menerima ya tidak kecewa, walaupun kejadiannya sama persis😀

  12. Desember 12, 2008 pukul 12:46 pm

    dalam hidup saya juga selalu menerapkan fungsi manajemen planning,organising,controlling dan evaluating untuk setiap hal

  13. Desember 12, 2008 pukul 6:13 pm

    saiya juga kecewa nih, sampe sekarang belum isa beli domain… huehue😦

  14. Desember 14, 2008 pukul 12:51 pm

    setiap kali orang pasti pernah ngalamin kecewa…
    ya nggak…

  15. Desember 14, 2008 pukul 5:11 pm

    makasih ya atas inspirasi dan motivasinya,teman…

  16. Desember 15, 2008 pukul 10:50 am

    kecewa sih kecewa tp apa mau dikata…ya udahlah….drpd jd beban pikiran…

  17. Daiichi
    Desember 15, 2008 pukul 12:55 pm

    Kecewa Biasa… yang luar biasa menghadapi kekecewaan dengan lapang dada, dan mau belajar darinya…

    “halah so tua ya…??”😀

  18. Desember 15, 2008 pukul 1:19 pm

    tenang saja mas, biasanya dibalik kkecewaan tuh akan datang kebahgiaan… okay??? sabar z

  19. Desember 15, 2008 pukul 3:50 pm

    Pernah sih kecewa dg sikap beberapa orang aneh yang ada di selilingku. Apa jangan2 saya yg malah aneh ya :d

  20. Desember 15, 2008 pukul 5:16 pm

    positive thingking and keep smile aja deh….

  21. Desember 15, 2008 pukul 10:33 pm

    Kalo saya sih sering kecewa pada diri sendiri.

  22. Desember 16, 2008 pukul 2:06 am

    maju terus… jangan menyerahh..

    ^_^

  23. w2n
    Desember 17, 2008 pukul 1:07 am

    kecewa itu karena suatu keinginan atau perasaan yang tak sesuai dengan keadaan hatinya. Tapi apapun kecewanya, munimnya tetep teh botol sosro. Hayah!

  24. Desember 17, 2008 pukul 2:14 am

    harapan ama kenyataan yang ga sesuai tu bikin kecewa… biasanya saya coba liat dari sisi laen…. dan akhirnya bisa nerima kenyataannya…

  25. Desember 17, 2008 pukul 7:58 am

    kecewa pada kebenaran..lebih menyejukan daripada kita tidak tau akan kebenarannya itu

  26. Desember 17, 2008 pukul 12:30 pm

    saya kalau kecewa biasanya langsung mo makan ..

  27. Desember 17, 2008 pukul 1:58 pm

    kadar kecewaku 5%
    kadar ngedongkolku 10%
    kadar sewotku 20%
    kadar ngedumelku 25%

    sisanya…. sakit hati

    tetap ceria belajar dari pengalaman hidup

  28. Desember 18, 2008 pukul 4:28 am

    perasaan yan9 wajar seba9ai manusia biasa no..
    setiap oran9 punya cara berbeda dLm men9atasi rasa kecewana..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: