Beranda > Menulis > Wanita

Wanita

KEISTIMEWAAN seorang wanita berawal dari masa anak-anak. Sejak kehidupan seorang wanita, dia dilahirkan dan sewajarnya diasuh dengan segala kelembutan yang membedakannya dengan anak-anak lelaki. Memasuki usia gadis, seorang wanita mulai dibekali dengan sifat dasar yang kian lengkap. Kaum hawa pada peringkat ini mulai mengalami perubahan sifat menjadi lebih sensitif, keras hati dan mungkin agak pemalu. Sifat-sifat ini membentuk kepribadian yang tidak seimbang. Lantaran itulah kaum wanita dikatakan sebagai lebih cepat matang dibanding kaum lelaki akibat perubahan mental, fisik dan spiritual yang dialaminya.

bundasumber gambar : disini

Namun kematangannya itu lebih dipengaruhi oleh pembentukan emosi yang senantiasa memerlukan bimbingan. Dunia wanita sebagai seorang istri juga meletakkannya sebagai individu di sebelah suaminya. Sebagai istri, wanita diletakkan pada kedudukan tertinggi kedua setelah suami, tetapi tidak berarti dia tidak perlu dihormati oleh suaminya.

Lebih lanjut, wanita sebagai seorang ibu diangkat derajatnya lebih tinggi daripada seorang bapak.  “Surga itu di bawah telapak kaki ibu“. Hal ini karena peranan dan tanggungjawab seorang ibu untuk mendidik anak-anaknya itu jauh lebih berat daripada tanggungjawab seorang suami dalam mendidik istrinya.

Ibu merupakan penentu terbesar dalam pembinaan mental dan citra diri seorang anak. Dialah yang bertanggungjawab mendidik dan membesarkan anaknya. Meskipun ada bantuan dari pihak suami, tetapi peranan dan tanggungjawab suami sebagai pembina keluarga, mencari nafkah dan sebagainya memberikan implikasi bahwa, sebagian besar tanggungjawab pembentukan diri anak-anak tertumpu di bahu si ibu.

momsumber gambar : disini

Wanita sering dikaitkan dengan daya sensitifnya yang sering dikatakan sebagai sesuatu yang berlebihan. Namun disadari atau tidak, sensitifitas milik kaum hawa inilah yang membuatnya mampu melaksanakan tugas dan peranannya sebagai seorang gadis, isteri dan ibu yang sempurna. Tanpa sensitifitas ini, mereka tidak akan peka pada setiap kehendak dan keperluan dalam kehidupan. Dan sensitifitas ini merupakan satu keistimewaan yang cukup berarti, karena dengannya, wanita mampu melahirkan cinta dan kasih sayang, baik sebagai istri kepada suaminya maupun seorang ibu kepada anak-anaknya. Wanita dicipta untuk melahirkan, menyabung nyawa demi memelihara anak. menobatkan kaum wanita pada kedudukan yang tinggi tanpa sedikitpun penghinaan, meletakkannya sebagai bidadari syurga atas segala keistimewaan miliknya selama ia pelihara.

Oleh karena itu, bagi kaum wanita, bersyukurlah karena anda dilahirkan sebagai kaum yang cukup istimewa. Mampu menghadapi saratnya tanggungjawab meskipun dikategorikan sebagai kaum yang lemah. Anda memiliki “kekuatan” yang tak tertandingi oleh kaum lelaki yang seharusnya anda hormati. Namun kelebihan ini bukanlah alasan untuk bertepuk dada.

Setinggi apapun derajat kaum hawa diangkat, sehebat apapun seorang wanita sebagai seorang individu, dan sebesar apapun kesuksesan yang diraihnya, tetap memerlukan lelaki sebagai pelindungnya. Dan Maha Besar, Maha Suci  yang menciptakan lelaki dan wanita, perpaduan kekuatan dan kelemahan yang saling memerlukan, saling melengkapi dalam kehidupan. Kaum hawa dicipta dari rusuk Adam, bukan dari kepalanya untuk dijadikan atasnya, bukan dari kakinya untuk dijadikan alasnya, melainkan dari sisinya, untuk dijadikan teman hidupnya, dekat pada lengannya untuk dilindungi dan dekat pada hatinya untuk dicintai…

Yukz melihat Bunda yang Sebenarnya, hihi…

nono sehari setelah lahir

nono baru setahun [ kayaknya sih…]

SELAMAT HARI IBU, BUNDA…

Sumber : mywrotes, om Google


Kategori:Menulis Tag:, , , ,
  1. Desember 22, 2008 pukul 7:01 am

    hepi mother day..:)
    coz i’m a women too yan9 baru mau akan menjajaki menjadi seoran9 ibu ju9a nantinya..
    waa..nono keci lucu yaa ehhe.

    love you bu..:)

  2. Desember 22, 2008 pukul 7:09 am

    Banyak tau soal wanita keknya:D

  3. Rian Xavier
    Desember 22, 2008 pukul 7:09 am

    Selamat hari ibu.🙂

  4. mozaikcinta
    Desember 22, 2008 pukul 7:41 am

    selamat hari ibu…
    btw, namanya sama ama nama panggilan suamiku, nono.
    salam kenal…🙂

  5. Desember 22, 2008 pukul 8:19 am

    Selamat hari ibu buat para wanita di dunia. Surga selalu ada di telapak kaki ibu..😀
    Salam kenal….

  6. Desember 22, 2008 pukul 9:16 am

    aku jadi sedih

  7. Desember 22, 2008 pukul 1:24 pm

    selamat… hari….. Ibu….. (untung tadi dah sempet nelepon mboke rangga dan mboke soewoeng)

  8. agunk agriza
    Desember 22, 2008 pukul 3:30 pm

    sama kyk bajak laut😦

  9. Desember 22, 2008 pukul 5:26 pm

    Nono sekarang sama bunda mana?
    pasti malu foto ama bunda yach🙂

  10. Desember 24, 2008 pukul 8:54 am

    surga di selangkangan wanita wekek..kek… kaboorrrrrr😆

  11. Desember 26, 2008 pukul 10:58 am

    ah, very touching…

  12. Januari 2, 2009 pukul 11:21 am

    Walau telat…selamat ulang tahun mom. Semoga anakmu ini tidak menjadi anak yang durhaka, melainkan anak yang soleh yang selalu mendoakanmu

  13. Juni 14, 2013 pukul 7:14 am

    Hello! This is kind of off topic but I need some guidance from an established blog.
    Is it very difficult to set up your own blog? I’m not very techincal but I can figure things out pretty fast. I’m thinking about creating my
    own but I’m not sure where to start. Do you have any ideas or suggestions? Cheers

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: