Beranda > Berita, Menulis > Si Bu Di

Si Bu Di

Siapakah si Bu Di itu?

Masyarakat sekarang ini banyak memilih mengakhiri hidupnya (Bu Di = bunuh diri) untuk keluar dari permasalahan hidup, dari anak kecil sampai orang tua banyak melakukan hal ini.

Tidakkah mereka tahu bahwa bunuh diri itu oleh agama dinyatakan dosa besar, manusia menganggap dengan bunuh diri masalah bisa selesai padahal tidak. Muncul masalah baru dengan keluarga yang ditinggalkan, belum lagi dengan pertanggungjawaban di akhirat kelak.

Apakah si Bu Di ini bisa menyelesaikan masalah?

Bunuh diri tidak akan pernah dapat dan tidak akan pernah bisa untuk dijadikan tolak ukur sebagai penyelesaian akan suatu permasalahan hidup.

Bunuh diri sejujurnya hanyalah dilakukan oleh orang yang kurang mampu berpikir dengan pikiran jernih lagi, dimana dia hanya bertindak menurut emosinya saja bukan dengan akal dan hati nurani.

Bunuh diri hanyalah akan menambah permasalahan pada orang yang bunuh diri tersebut, karena bagaimanapun dia harus menghadap akan kesalahannya (bunuh diri) di kematiannya nanti (di akhirat).

Orang yang bunuh diri kalau saya tidak salah di dalam agama apapun tentulah sulit untuk dimaafkan kesalahannya. Karena orang yang bunuh diri ini telah tidak mensyukuri akan kehidupan yang telah diberikan kepadanya.

Semoga saja kita tidak termasuk ” orang yang merugi ” yang mana telah diberi kehidupan tapi tidak mensyukurinya.

Peace Love Unity Respect ^__^


  1. Maret 9, 2009 pukul 8:09 am

    Blog bunuh diri ada nggak ya?

  2. Maret 9, 2009 pukul 9:33 am

    lho budi bunuh diri? buklanya budi adik wati?

  3. Maret 9, 2009 pukul 2:06 pm

    Betul sekali, No. Bunuh diri itu termasuk perbuatan dosa. Dosa besar. Bayangkan aja, membunuh dirinya sendiri aja dia bisa tega, apalagi membunuh orang lain.

  4. Maret 10, 2009 pukul 12:08 am

    dosa itu, susah lahir ke dunia lagi dalam waktu sangat lama akibatnya

  5. Maret 10, 2009 pukul 5:38 am

    kebanyakan orang bunuh diri karena ga bisa berpikir jernih dan positif. mereka berpikir bahwa bunuh diri adalah satu-satunya jalan keluar dari permasalahan. biasanya orang seperti itu tidak tahan diterpa cobaan. disini ego nya yang dominan bukan hati nurani. mas nono jangan ikutan bunuh diri ya…

  6. Maret 10, 2009 pukul 7:20 am

    @ imcw : bli mw bikin?

    @ suwung : kasihan ibu dan bapak bu di…

    @ Johan : bu di emang tegaan…

    @ yudi : sangat lama…

    @ casual cutie : nono takut sama bu di…

  7. Maret 10, 2009 pukul 8:26 am

    seberat apa sih cobaan na sampe mau-maunya ama si budi

  8. Maret 10, 2009 pukul 11:43 am

    wah si Bu di yang satu ini sih sulit untuk di pahami, yang namanya dosa, dan pertangungjawan di akhirat tidak akan pernah di pikirkan.

    Namun sebelum itu terjadi, yang bisa kita perbaiki adalah cara komunikasi dan saling menghargai dalam linkup keluarga sangat diperlukan.

  9. Maret 11, 2009 pukul 5:40 am

    Janganlah deket-deket dengan si BuDi…
    Bisa-bisa masuk neraka.. 👿

  10. Maret 11, 2009 pukul 6:53 am

    casual cutie jg takut sama si bu di…

  11. Maret 11, 2009 pukul 10:50 am

    ho oh.. saya kira budi yang ada di buku pelajaran Bahasa Indonesia waktu sd. Ini Budi, ini Wati, ini iwan.

  12. Maret 12, 2009 pukul 3:20 am

    kuran9na “iman” bisa bersahabat den9an bu di…
    mreka inih men9ambiL jalan pinTas a9ar seLesei masalahna..

  13. Maret 12, 2009 pukul 6:17 am

    waduh seram euy bu di..
    emang masalahnya besar banget kali ya makanya sampe bu di…

  14. Maret 12, 2009 pukul 3:02 pm

    kurang kuat iman…:D

  15. dhieeewhe
    Maret 13, 2009 pukul 2:04 pm

    bunuh diri .. terlalu putus asa dan berpikir pendek tu !!

  16. Maret 14, 2009 pukul 2:05 am

    bunuh diri itu dosa🙂

  17. Maret 14, 2009 pukul 7:43 am

    BuDi ……. gak ah takut……tar jadi hantu …..he…he….

  18. Maret 14, 2009 pukul 8:10 am

    bunuh diri, gak bisa nyelesain masalah justru di akherat masalah malah tambah buuanyaak

  19. Maret 15, 2009 pukul 5:50 am

    selamat berakhir pekan mas Nono..

  20. Maret 23, 2009 pukul 2:01 am

    ngeri kalo denger budi yang satu ini

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: