Beranda > Berita, Menulis > Itulah Kesimbangan Alam

Itulah Kesimbangan Alam

Miris hati ini melihat dan turut berduka cita atas tragedi Situ Gintung.

Selama ini banyak kerusakan yang banyak ditimbulkan oleh manusia berkaitan dengan alam, banyak orang yang selalu memikirkan segi ekonomi tanpa memperhatikan keadaan alam, sehingga bencana sering datang silih berganti, mungkin ada jalan untuk menyadarkan orang lain bahwa alam ini tidak hanya untuk dieksplor tapi juga harus dijaga.

Untuk menyadarkan orang tentang pentingnya alam ini sebaiknya inisiatif ini datang dari dalam diri sendiri, setelah itu akan tertular pada keluarga, lingkungan kepada masyarakat dan bangsa.

Ayo lakukan, sebelum alam kembali marah.

  • Ajarkan pada orang lain tentang pentingnya bumi ini, minimal satu hari kita bisa mengajarkan satu orang atau lebih.
  • Tunjukan kecintaan kita pada alam ini melalui perbuatan yang kecil/sepeleh, seperti hemat listrik, hemat air, menanam pohon di depan rumah (memelihara tumbuh-tumbuhan) dll.
  • Sampaikan informasi pada orang lain tentang pentingnya alam ini untuk kehidupan makluk hidup. Tanpa menggangu kenyamanan dan ketertiban umum.

Mungkin ini hanya sebagian kecil, tapi jika semua melakukannya alam akan dengan senang hati menjaga kita.

  1. Maret 30, 2009 pukul 10:09 am

    semua ada hikmahnya…
    turut berduka cita atas kejadian bencana alam di situ gintung!

  2. Maret 30, 2009 pukul 10:48 am

    ne tanda2 gumi akan kiamat?
    manusia mungkin penyebabnya

  3. Maret 30, 2009 pukul 12:58 pm

    manusia jaman sekarang kebanyakan egois, ga peduli dengan orang sekitar (termasuk kita ya mas nono). kalo sudah kena dampaknya pasti saling menyalahkan.

    turut berduka cita bagi para korban Situ Gintung, semoga kejadian ini tidak terulang lagi di kemudian hari.

  4. Maret 31, 2009 pukul 12:38 am

    sadarlah wahai manusia…. (termasuk aku juga ya?)

  5. April 1, 2009 pukul 8:04 am

    selamat siang sahabat
    yuk pilih tempat arisan hehehe.
    salam hangat selalu

  6. April 1, 2009 pukul 1:28 pm

    iya…jadi sedij kalo ingat situ gintung…ayo…cintai lingkungan kita…

  7. April 2, 2009 pukul 4:07 am

    ikut berduKa yan9 meNdalam..😦
    yiukksss..mare kita peduL!,dari diri sendiri duYu..

  8. April 2, 2009 pukul 9:33 am

    “sesungguhnya bencana alam itu berasal dari ulah tangan2 manusia itu sendiri “

  9. April 3, 2009 pukul 3:09 am

    yap…………….bumi mungkin sedang memberi ketidak nyamanan pada penghuninya yah
    salam hangat selalu
    kuat dan asyik postingannya blue suka

  10. April 6, 2009 pukul 1:16 am

    permisi numpang komen
    ya..itung itung dari pada ngelamun mending nimbrung ama kalian🙂
    salam

  11. hoi
    April 7, 2009 pukul 9:40 am

    meredam amarah alam

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: