Beranda > Menulis > Menyekolahkan Sekolah Gratis

Menyekolahkan Sekolah Gratis

Memperingati Hari Pendidikan Nasional setiap tanggal 2 Mei.

Setuju Anda dengan sekolah gratis, sehingga pemerintah yang akan menanggung biaya seluruhnya?

Baca dulu Artikel : Pendidikan Indonesia Kelak

baca-di-atapsumber foto : disini

Tuntutan sekolah gratis tapi berkualitas tinggi, sudah sangat sulit dibendung, dan ini merupakan indikasi keinginan publik yang semakin kuat. Kalau biaya sekolah (sepenuhnya) gratis, maka seluruhnya akan ditanggung pemerintah (mungkin dari kompensasi pajak/pendidikan). Kemudian akan ada standar biaya untuk unit cost per siswa sesuai standar mutu minimal yang harus dicapai.

Tetapi pada dasarnya pendidikan (ilmu pengetahuan) adalah mahal dan perlu ada pengorbanan baik material maupun non material untuk mencapainya. Buktinya meskipun di negara-negara maju seperti Jerman dan Jepang memberikan beasiswa untuk warga negaranya, tetap saja murid diharuskan membayar apabila ingin mengambil S2.  Faktor lain mengapa pendidikan perlu membayar adalah supaya orang mau menghargai pendidikan.

Untuk mendapatkan kekayaan, kedudukan, status sosial Anda perlu belajar di sekolah. Kalau Anda belajar dengan gratis tanpa bayar.

Apa mungkin anda bisa mendapatkan semua yang tersebut diatas?

Ayo belajar😀

  1. Mei 3, 2009 pukul 3:55 pm

    saya setujuuuuu kalo ada sekolah gratis, dan kalo memang itu beneran ada, gratisnya dari mulai buku, peralatan sekolah, ampe baju juga yah

  2. Mei 3, 2009 pukul 7:36 pm

    setuju sekolah gratis. tapi sepertinya hanya negara maju yang bisa melakukannya, di negara kita yang berkembang terus ini paling hanya bisa sampai SMP.
    Tetapi menurutku pendidikan/ilmu pendidikan memang pantas untuk menjadi mahal.

  3. Mei 4, 2009 pukul 3:02 am

    sekolah gratiz namun mutu dan fasilitasnya juga wah meski gratis……
    salam hangat dalam dimensinya blue

  4. Mei 4, 2009 pukul 4:32 am

    Menuntut Ilmu memang memerlukan bekal (biaya) namun Pendidikan juga memerlukan kepedulian!

    Bila nantinya memang digratiskan, sebagaimana yang dipaparkan mas Nano, maka yang diperlukan adalah kepedulian masyarakat wabil khusus peserta didik, kenapa?

    karena dengan pemerintah mengratiskan diharapkan standar pendidikan dan kualitas lulusan juga naik, jadi semua itu (kekayaan, dll) dapat diraih.

    Saya adalah contoh dari itu, sejak SD, SLTA, SMA saya dibantu oleh sekolah dalam menggapai mimpiku. Mungkin sekarang aku belum bisa membalas budi tapi aku bangga dengan sekolahku yang membantu dengan membantu biayaku.

    Sekarang tak ada lagi orang yang menghinaku, meski anak tukang becak aku bisa kuliah, walau masih ngos2an!

    moga pemerintah benar2 merealisasikan semua dalam artian menggratiskan secara penuh, coz adek saya di SMP masih mbayar 18.000 per bulan….

  5. Mei 4, 2009 pukul 4:34 am

    Setuju dengan mas Aden nich!

  6. Mei 4, 2009 pukul 6:22 am

    Mudah-mudahan pendidikan gratis di Indonesia segera bisa tercapi😀

  7. Mei 4, 2009 pukul 1:16 pm

    madak pang sajan gratis kanti panak rage smp sma hehe..

  8. Mei 4, 2009 pukul 1:20 pm

    ayo mas belajarr
    biar ngak gaptek kayak diriku

  9. Mei 4, 2009 pukul 1:25 pm

    ayo belajar🙂
    mudah2an kedepannya indonesia bisa maju, berawal dari pendidikan gratis berkualitas🙂

  10. Mei 4, 2009 pukul 5:48 pm

    Pada intinya, saya sangat setuju Mas dengan sekolah gratis, tentu tidak hanya gratis uang SPP saja, mulai dari transportasi,biaya makan dan keperluan buku2 dan tugas2 patut juga mendapatkan subsidi…
    Nah, yang sepatutnya mendapatkan ini semua itu ya rakyat miskin, yang sangat tertinggal mengenai pendidikannnya..
    Namun yang menyesakkan, ternyata yang bisa menikmati pendidikan gratis lagi2 di perkotaan lagi, dan mayoritas mereka adalah anak orang mampu…
    Kalo mau memprogramkan sekolah gratiss, mbok yo dari bawah dulu, baru yang diatas2 itu prioritasnya belakangan..
    Ya saya setuju Mas dengan pendapat Anda mengenai harus usaha dulu, baru mendapatkan sesuatu, tapi sangat tidak masuk akal dunk jika kita malah menolak akan adanya sekolah gratis, ini merupakan sudah upaya yang sangat baik, hanya pelaksanaannya saja yang musti diperbaiki lagi, harus tepat sasaran dan benar2 pro rakyat miskin yang membutuhkan…

    Hhmm..Demikian saja celoteh saya malam ini Mas hohohoo..

    Salam hangat Bocahbancar….

  11. Mei 5, 2009 pukul 2:56 am

    semoga ke depan nanti sekolah sampe SMU sampe kuliah bisa gratis tis tis….biar semua dapat pendidikan yang sama rata. HORE…

  12. Mei 5, 2009 pukul 4:21 am

    Kalau saya lebih setuju dengan sistem subsidi. Karena bagaimanapun juga kita mengetahui. Apapun yang di embel2i kata gratis, biasanya akan diikuti dengan kualitas yang menurun. Jadi, apakah kita mau kelak anak cucu kita kualitas pendidikannya sangat jauh dari standard?

  13. Mei 5, 2009 pukul 7:39 am

    ayo ayo!!
    *semangat banget😀

  14. Mei 5, 2009 pukul 9:46 am

    naah ituh dia no?
    apakah hanya sebuah wacana,dalih dalih sekulah 9ratis,hemm rasana nda mun9kin dech..[yah maaf bukane mera9ukan]

    spp 9ratis ajah ,bayaran yan9 laen lebih muahal,sami mawon tokh..
    semo9a pendidikan di indonesia menjadi lebih baik.🙂

    [ oot ]
    settin9an ituh otomatis dr wpnya no,bukan aku yan9 bikin heheh

  15. Mei 5, 2009 pukul 1:54 pm

    selamat malam Nono…………..
    sukses selalu nyah
    salam hangat dalam dimensinya blue

  16. Mei 6, 2009 pukul 1:26 am

    Sekolah gratis?
    Prinsip saya setuju, Banyak anak yang kurang mampu namun memiliki kemauan dan daya serap yang luar biasa dan inilah yang sering tersisihkan, namun demikian perlu juga diperhatikan walau sekolah gratis dalam artian siswa tidak bayar seperpun yang artinya sekolah tidak mendapat “sokongan dana” seperti saat ini, saya hanya berharap supaya kualitasnya tetap di jaga. Kesejahteraan guru dijamin sehingga tidak perlu guru nyambi kemana-mana yang berdampak pada kwalitas pengajaran

  17. Mei 6, 2009 pukul 1:40 am

    semangat

  18. Mei 6, 2009 pukul 3:58 am

    Idealnya sih demikian, pendidikan gratis. Tp bila pemerintah blm memungkinkan, bs dg subsidi silang. Si kaya membantu si krg mampu.

    Bukankah menuntut ‘ilmu mulai dari buaian hingga liang lahat? Tetaplah bersemangat utk belajar. Senantiasa menuntut ‘ilmu. Coz, sy yakin, dg ‘ilmu dapat mengangkat derajat seseorang dan derajat suatu bangsa.

  19. kezedot
    Mei 8, 2009 pukul 2:40 am

    pagi sahabatku………
    salam hangat dalam dimensinya blue

  20. Mei 8, 2009 pukul 8:53 am

    This blog very nice..
    keren banget deh, kembangkan terus dan salut buat Anda.
    Oh iyah di tempat saya ada daftar sponsor free hosting dan free domain silahkan di cek, khusus untuk Anda.

    Salam Sukses..!!

  21. Ade
    Mei 8, 2009 pukul 6:16 pm

    Setuju dengan sekolah gratis, paling ga sampe sekolah menengah atas.

  22. kezedot
    Mei 9, 2009 pukul 2:22 am

    minggu yg cerah sahabat.
    indah selalu harimu ya
    salam hangat dalam dimensinya blue

  23. Mei 10, 2009 pukul 5:31 am

    SEkolah gratisss beneran nich…..paling gratis SPPnya aja yang laennya gak??? buku,bp3,seragam,lks,ujian, ekstra dll…..

  24. Mei 10, 2009 pukul 8:25 am

    saya nggak yakin kalau sepenuhnya gratis semua…😀

  25. Mei 11, 2009 pukul 5:57 am

    Dulu pas saya masih SMP, wkt hari senen Bapak kepala Sekolah Pidato : “Mulai sekarang biaya SPP gratis”
    disambut suka cita murid2nya termasuk w
    setelah itu Kepsek Bilang “Tapi harus membayar uang BP3”
    huu huuu huuu sama aja …. cuma ganti nama

  26. Mei 11, 2009 pukul 11:11 am

    aku sih setuju setuju aja, asalkan Pemerintah memang benar-benar meng-GRATIS-kan apa yang telah mereka Programkan

  27. Mei 12, 2009 pukul 9:18 am

    Dari dulu sekolah sudah gratis…
    Kata bapak guru di sekolah : ” Mohon infak dan sedekah untuk perbaikan dan pemeliharaan sekolah”

  28. Mei 14, 2009 pukul 6:37 am

    siang Nono….
    blue datang lagi nich
    main ke gardu blue seperti biasa ya
    salam hangat selalu

  29. Mei 14, 2009 pukul 11:50 am

    Setujulah pokoknya dg pendidikan gratis. Spya smua org dpt merasakan pendidikan

  30. Mei 18, 2009 pukul 3:16 am

    pa cabar sahabat!
    salam hangat selalu

    i miss u

  31. a!
    Mei 18, 2009 pukul 7:29 am

    tentu saja sangat setuju. jadi tidak rugo kita ikut pemilu.🙂

  32. Mei 20, 2009 pukul 8:43 am

    Seandainya semua warga kayak mas nono…mungkin pemerintah nggak pusing2 kali ya mikirin cara naikin SDM….mudahan bisa nular nih open minded beginian….

  33. Juli 22, 2009 pukul 3:32 am

    Setuju aja sih sekolah gratis..
    Tapi, sama aja “bohong” kalau buku-bukunya mahal!

  34. tha moet
    Oktober 2, 2009 pukul 12:26 pm

    gratis…..???
    palink2 bwat seklh yang di awasi az,,
    bwt yang g di awasi sech,g yakin dech…..!!!
    bknnya bantu ngeringanin,,ehH malah ngebebanin siswa2x…
    ada az,bwt biaya inilah itulah,,,bulsit

  35. Anggi
    Februari 13, 2014 pukul 12:33 pm

    Apa pemerintah melihat ini???

    salam bahagia🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: