Beranda > Menulis > ‘tak berharap mekar

‘tak berharap mekar

bunga mawar tak akan pernah layu,
walau tertanam dalam penjara.

selama masih ada tanah berpijak dan air pelepas dahaga, kecuali ada tangan jahil yang datang mencabutnya,

tapi yakin saja, walau tercabut akarnya bekasnya akan tetap ada,  hingga suatu hari ada jari-jari lentik yang datang menancapkan bunga mawar yang baru,

melahirkan semerbak kembali meski ia tetap berduri.

  1. Nuning
    Juli 27, 2010 pukul 3:28 am

    Wow, bagus bener penyusunan kata2nya… keren!!!🙂

  2. Juli 30, 2010 pukul 1:57 pm

    bagus bagus bagus,.. tapi kurang panjang,.. jd kurang dalam,..

  3. Agustus 2, 2010 pukul 11:49 am

    @ Nuning : makasi udh mampir dan memberikan pujian..hehe..😀

    @ Investasi Emas : terima kasih atas tanggapan dan masukannya..

  4. Agustus 3, 2010 pukul 1:28 am

    nonooooooooooooooooooo…🙂

    hemm bunga mawar..
    jika mekar mawar akan semakin indah no😉

    *lamataKsinggaHdimari🙂 *

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: