Archive

Archive for the ‘Lelucon’ Category

Tahun [Modus Penipuan] Baru

Januari 7, 2009 27 komentar

HARI SENIN, tepatnya tanggal 5 Januari 2009 kemarin teman saya yang bekerja di sebuah perusahaan cargo di wilayah Denpasar Utara menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai Kepala Satpol PP [weleh-weleh…], dan berpesan kepada teman saya agar segera menghubungi orang itu.

Baca selanjutnya…

Banci… KA-brrrrr…

November 26, 2008 42 komentar

SEREM yakz, apalagi yang suka make “mik ap” setebel dempul mobil… hiiiiii… atuuuut…

Cewek tulen aja nggak sebegitunya memakai mik ap! Sampai pakai rok mini, wig, tanktop, highleg, duhh… ngeri juga ngeliat banci gituan, kayak nggak mensyukuri pemberian Tuhan… 😀

Di Indonesia, bancinya nggak secantik Megan Fox, mukanya serem semua… menor pula… biasanya lipsticknya pasti merah… makin seremin…! (halah… alamak…!)

megan_fox4wow… Megan Fox sumber : disini

Suaranya juga… masih rada-rada berat gitu… tapi di halusin… jadi fales didenger… ihh… ngerii… !!

Menghayal ketemu Megan Fox… Tapi yang aseli loh…

Weleh… Mending nonton pertandingan sepak bola…

Tapi itulah gaya hidup. Sebanci-banci apapun, mereka tetep manusia. Betul…

banci juga manusia…
punya rasa punya hati…
jangan samakan dengan…
kapak dan gergaji…

Pengalaman jalan-jalan di Malioboro Mall Yogyakarta pada waktu kuliah di tahun 2002 lalu… mungkin rekan be_cool pernah mendengar… wakakakak… 😀

KA-burrrrrrr…

kabur

Sumber : disini


Aw@rd dan Pe’3r dari Pe’3r dan Aw@rd

November 10, 2008 26 komentar

SEPERTI biasa, hikz…saya tidak bisa tiap saat atau pun tiap hari online buat ngecek dan update blog ini. Maaf baru bisa update sekarang, lama juga yah… Dan tibalah waktunya dengan penuh rasa sayang (weleh-weleh), saya pun online. Singkat cerita, sepintas saya merilik beberapa komen yang muncul pada postingan ini, kok nama ini muncul lagi yah… weleh-weleh, bukannya berkomen-komen, yuhyui…. dikasi award, udh senang duluan neh… tp koq ada pe’er nyah… apa lagi neh…??? Segera saya meluncur ke sumbernya di sini… [geleng-geleng mode : on] enter, apa lagi neh…??? mungkin gara-gara berbagi ini yah…jadi pada berbagi kebahagiaan…

[mata melirik mode : on] enter, dibarengi [tangan ini siap menari alias ngetik mode : on] enter… Mulai. Dapat discon sih dari wi3nd, emangnya baju… mau pilih award-nya aja atawa pe’er-nya. Ah masa bodo, bungkus aja semuanya. hehe… 😀

Baca selanjutnya…

Mr. Pelit

Oktober 31, 2008 12 komentar

ADA SEORANG LELAKI yg terkenal pelit. Panggil saja Petit. Ia sangat pelit sehingga untuk nonton tv aja nebeng di rumah teman. Suatu hari ia pergi membeli jeruk. Ia bertanya pada penjualnya, “Bang, jeruknya manis atau asem?” Pedagangnya tersenyum dan bilang, “Wah, dijamin manis banget, den! Pokoknya kalo asem ga usah bayar, deh!” Mendengar keyakinan pedagang itu, Petit berujar,”Kalo gitu minta yang asem 3 kilo ya!”

Dari Cerita-cerita yang dianggap lelucon

Kategori:Lelucon Tag:, , ,

Foto Istri Pemabuk

Oktober 25, 2008 8 komentar

SUATU hari disebuah Bar duduk seorang laki-laki yang sedang minum bir. Lama setelah ia menghabiskan satu botol bir, kemudian lelaki itu kembali memesannya lagi. Namun ketika ia mau membayar billnya ia mencoba melihat lama kedalam kantong sakunya. Ketika birnya telah habis, ia meminta untuk menambah birnya lagi, kemudian seperti halnya tadi, ia melihat kedalam kantong sakunya, begitu ia lakukan sampai botol kelima. Hal ini membuat penasaran seorang bartender yang kebetulan melayaninya. Saking penasarannya atas perbuatan lelaki tersebut, kemudian bartender itu bertanya, “Mohon maaf pak, saya begitu heran mengapa setiap kali bapak memesan bir selalu melihat isi kantong saku bapak…?”. Dengan tenang lelaki itu menjawab, “Oh… disini ada foto istri saya… Apabila saya melihat foto ini sudah berubah menjadi cantik, barulah saya pulang…”.

Dari Cerita-cerita yang dianggap lelucon

Kategori:Lelucon

“Uang Abadi” – lagi-lagi tentang uang

Oktober 13, 2008 7 komentar

ADA seorang pria yang selalu berkerja seumur hidupnya dan ingin menyimpan semua uangnya. Dia menjadi sangat pelit jika menyangkut uangnya. Dia mencintai uang lebih dari apapun, dan beberapa saat sebelum dia meninggal, dia berkata kepada istrinya, “Sekarang dengarkanlah, saat Aku meninggal, Aku ingin agar kamu membawa semua uangku dan menaruhnya di dalam peti mati bersamaku. Aku ingin uangku tetap abadi.”

Jadi dia memaksa istrinya agar berjanji ketika dia meninggal, istrinya harus menaruh semua uang itu di dalam peti mati bersamanya.

Dan, suatu hari pria itu meninggal. Dia diletakkan di dalam peti mati, istrinya yang menggunakan pakaian hitam duduk di sebelah sahabat dekatnya. Dan ketika upacara pemakaman selesai, sebelum petugas pemakaman mendekati peti mati, sang istri berkata “Tunggu sebentar!”

Dia berjalan membawa kotak sepatu dan meletakkannya di dalam peti mati. Kemudian petugas pemakaman mengunci dan mengubur peti mati itu. Sahabatnya lalu berkata, “Aku harap kamu tidak cukup bodoh dengan meletakkan semua uang itu dalam peti mati.”

“Ya,” sang istri itu berkata, “Aku sudah berjanji. Aku adalah seorang yang selalu menepati janji. Dan Aku telah berjanji kepadanya untuk meletakkan semua uang di dalam peti mati bersamanya.”

“Maksudmu kamu telah menaruh semua uang itu di dalam peti mati bersamanya?”

“Tentu saja. Aku mengumpulkan semuanya lalu menyimpannya di rekeningku dan Aku menuliskan selembar cek untuknya.”

Kategori:Lelucon Tag:, ,

Tangkap kancilnya!!!

Oktober 10, 2008 6 komentar

POLISI, TENTARA dan KPK, mereka semua mencoba untuk membuktikan bahwa mereka yang terbaik dalam hal menangani para penjahat. Untuk membuktikan, Presiden memberikan sebuah ujian kepada mereka. Beliau melepaskan seekor kancil ke dalam hutan dan memerintahkan mereka untuk menangkapnya.

KPK mulai bergerak.

Mereka menyebar informan ke dalam hutan. Mereka menginterogasi semua saksi dan setelah dua bulan penyelidikan yang intensif mereka menyimpulkan bahwa si kancil hanyalah rekayasa.

Tentara mulai bergerak.

Setelah dua minggu tanpa petunjuk, mereka membakar hutan dan membunuh semua yang ada di dalamnya, termasuk sang kancil, dan mereka tidak meminta maaf. Sang kancil menemui ajalnya.

Polisi mulai bergerak.

Setelah dua jam mereka keluar dengan menyeret seekor kambing yang babak belur. Si kambing berteriak: “baik! baik! Akulah si kancil! Akulah si kancil!”